Kumpulan Cerpen Romantis Menyentuh Hati Terbaru 2017

Cerpen Romantis Terbaru 2017 - Cerita pendek atau sering disingkat sebagai cerpen ialah suatu bentuk prosanaratiffiktif. Cerita pendek cenderung padat dan pribadi pada tujuannya dibandingkan karya-karya fiksi lain yang lebih panjang, menyerupai novella (dalam pengertian modern) dan novel. Karena singkatnya, cerita-cerita pendek yang sukses mengandalkan teknik-teknik sastra menyerupai tokoh, plot, tema, bahasa dan insight secara lebih luas dibandingkan dengan fiksi yang lebih panjang. Ceritanya sanggup dalam banyak sekali jenis
 Cerita pendek cenderung padat dan pribadi pada tujuannya dibandingkan karya Kumpulan Cerpen Romantis Menyentuh Hati Terbaru 2017

Cinta Yang Pergi

Halo... Terkadang seorang sahabat atau pacar jikalau sedang didekat kita ia ialah seorang yang biasa, tapi ketika orang itu pergi dan jauh dengan kita maka kita akan mencicipi bagaimana rasa cinta dan rindu terhadapnya. Pembaca loper-koran, admin mau bagi-bagi cerpen cinta romantis yang ditulis dan dikisahkan dari sahabat kita Yana Rivanika.

Hai teman, nama saya Yana Rivanika... Gue sekolah di SMAN 1 bandung... Gue kelas XI IPA sekarang... Gue punya pacar nama.a Rafael Landry Tanubrata... Mulai tgl 27 Mei 2010.. Gue punya rahasia.. Gue punya penyakit Leukimia dan ngga ada yg tau klo gue sakit Cuma yang tau bisma sahabat gue... Udah hingga disitu dulu ya perkenalannya...

*Senin, Januari 2016..

“Adouh hari senin..” Gue ngeluh pada Bisma...

“Loh emang npha Van...??” kata Bismaaa....

“Gue malas bgt hari nii... Pelajaran jua buat bete..” keluh ku...

“Loh bkn.a kam rajin ya hari senin ...??”

“Ah klo mingu nii malasssss....!!!!” Keluhku makin paaaaannnnjjjaaaannnggg....

“Iyaaaa deeehhh...”

“Van... Vaniii...” teriak pemuda yang sedang lariii ....

“Iya sayang ... knpaaaa???...”

“Ntar dulu masih cape...”
“Sabar.... Tarik nafas.. buang...” kata ku sambil mengelus bahu cowo yang gue cinta itu...

“Udah... Sayang ku ini... Knpa kda nunggu aku... Kaprikornus bete kan...” cerutus Rafael..

“Iya deh.. Klo gtu saya deh yg traktir hari ini..”

“Bener??” rafael memastikan...

“Iya...”

“Adouh saya deh yang dikacang’n... klo gtu saya ke kelas dlu ya Van , Raf..”

“Iya maaf yaaa...” Kata kami berduaaaa....

Setelah Bisma pergi kami jadi berdua deh ...

“Sayang...” rayu rafael

“Yaaaaa” kata aku..

“Nanti kita ke suatu daerah yaaa..?”kata rafael sambil mengelus rambut ku...

“Oke.... Tapi jam brapa yang..??” tanya ku ke rafael

“Jam 7 ya sayang,...”kata rafael..

Teng...teng..teng.. Bel pelajaran berbunyi... Aku dan rafael kembali ke kelas.. sesudah beberapa pelajaran.. bel pulang pun berbunyi... saya pribadi pergi ke parkiran..

Ka’ogan selalu jemput saya tepat waktu..

“Van.. Vani...” Ka’ Ogan panggil saya sambil melambaikan tangan.a..

Aku pribadi mendatangi ka’Ogan..

“Sory ya kak tadi usang soal.a tadi saya dipanggil guruku...” bohongku pada ka’ogaan..

“Iyaaa.. cepat masuk.. Kakak mau latihan nii sama anggota sm*sh yang lain...” Kata ka’ogan..

“Siap bosss...”

@perjalanan..
“Kaaaa... Kalo misal.a saya pergi abang murung gaaa...??” kata ku yang pribadi nyeplos....

“Ngomong apa sih kau deee... pastilah abang sedih.. jangan ngomong gitu lagi yaaa... Kaka gg mau kau sakit atau apapun.. Cuma kau yang kaka punyaaa...”

“Iya kak maaf yaaa... Kak boleh gg saya ikut liat abang latihan.. Kan ada rafael juga kan...?”

“Iya boleh.. Udah kaka siapkan baju ganti km..” Sambil membuktikan baju yang gres kak ogan beli..

“Makasih kak..”

@Tempat latihan..

“Aduh usang banget sih lo gan... Gue usang nunggu tau...!” cerutus Rangga dan reza...

“Sory gue gres jemput Vani...” sambil minta maaf..

“Jangan marahi kk ku gtu donk.. kalian yummy gg punya adik...”kataku dengan jutek..

“Iya deh..”

“Loh mana rafael??..” kata saya sambil liat sekeliling..

“Dia masih di WC..”

“Eh ada sayang..” kata rafael keluar dari wc..

“Iyaaa.. saya nunggu kk latihan..kamu latihan yang semangat yaaa..” kata ku sambil nyemangati rafael..

“Okheee...”

Setelah satu jam, Mereka telah selesai latihan...

“Deeee...” ka ogan membanguni..

Tapi Vani gg bangun* jugaaaa... Hingga rafael datang..

“Sayang.. berdiri ...”

Tapi tetap vani gg bangun... tiba Dicky... ia mengusut denyut nadinyaaa...

“Eh nii cepat bawa ke rumah sakit.. Denyut nadi.a mulai melemah...” kata dicky memperingati morgan

@perjalanan ke rumah sakit..

“Sayang jangan tinggalkan saya donk... Kamu kesepakatan nanti malam kita pergi ketempat yang ku bilang..” nagis rafael..

Semua anggota sm*sh ikut pergi ke rumah sakit dengan kendaraan beroda empat ka’ogan..

“Gan, Raf... Gue mau bilank sesuatu..” Kata bismaaa..
“Ngomong apa bis?..”
“Tapi maaf’n gue ya.. gue gg bilank ke kalian... Sebenarnya Vina pernah bilank ke saya kalo ia sakit LEUKIMIA...” kata bisma sambil menundukkan kpala..

“Haaaahhh...”kaget smua di dalam mobil..

“Koq sanggup sih bis... Lo gg kasih tau gue...” kata Ogan...

“Kata Vani ia gg ada yang boleh tau ttg penyakitnyaaaa....
“pantas tadi Vani ada rada aneh... Dia bilank ke gue klo dya pergi gue nagis gg...”

“Ah kalian semua jahat ama gue... Knapa gg ada yang mau jujur...” Kata rafael yang sambil nangis...

“Sabar raf... Pasti gg ada yang terjadi aneh* dg vani...” kata Rangga menenangkan...

@Rumah sakit..

Vani dibawa rafael ke ruang dokter...

“Dok tolong sembuhkan vani sayangku ini dok.. Jangan hingga ia pergi..” histeris rafael..

“Sabar nak biar gadis ini kami tangani dulu..”

“Gmna raf dokter dah periksa vani..??” kata ka’ogan

“Belum ia lagi diperiksaaa...”

Rafael mondar-mandir di depan kamar Vani...

“Raf, lo duduk deh...” kata dicky..

“Iyaaa kita berdoa ajha biar gg ada yang terjadi ke Vani..”

Dokter keluar dan mendatangi kami...

“Gimana dok dengan adik kami...??” kata Ilham

“Maafkan kami deee.. Kami sudah melaksanakan yang terbaik...

Rafael masuk dan membuka selimut yang hampir menutupi wajah cantik.a yang sudah pucat...

“Sayang bangun... jangan bercanda donk..”

“Mavb dek.. Nak vani dah tiada..”

@Pemakaman Vani

Pemakaman telah usai dan semua orang yang nganterin vani telah pulang tinggal Rafael dan Anggota SM*SH yang lain.. gue masih menangis di depan kerikil nisan yang bernamakan Yana Rivanika..

“Raf ada sesuatu yang ditinggalkan Vani... Kami tinggal dulu yaaa...”kata morgan sambil mengajak kawan* yang lain semoga meninggalkan rafael sendiri..

ISI SURAT:

“Rafaelku sayang .. maaf’n saya yaaa... mungkin sesudah engkau buka surat ini saya tlah tiada .... Tapi yakinlah selama ku hidup dan menjalani kisah cinta dengan mu itu paling buat ku lebih berharga di dunia ini...Satu tahun jalani cinta dengan ku lebih indah.. Maaf’n saya jga jikalau ku tak memberi tau ttg penyakit yang saya deritaaa.... Aku tdk mau kalo kau iba dan perhatian ke saya dengan hiperbola itu yang buatku risih... Rafael meski ku telah tiada ku akan tetap mencintaimu lebih dari apapun.. Klo kau mau cari pengganti ku silahkan karna ku telah mengecewakan mu... I LOVE YOU Rafael untuk selalu dan selamanya...”

Rafael nangis dan bilank kata terakhirnya..

“Van.. Lo lumayan ku... Ku akan tetap menyayangimu selalu..” sambil mencium kerikil nisan Vani untuk terakhir kalinya.

********TAMAT********

3 Hari Menuju 17 Tahun



“Andreee berdiri sudah jam berapa ini”

Terdengar bunyi mama dari luar kamar andre yang membangunkan dirinya dari tidur lelapnya.

“Iya maaa Andre udah berdiri kok”, sahut andre dengan bunyi yang masih terbata-bata, tidak menghiraukan perkataan mamanya , Andre pun melanjutkan tidur sembari menutupi tubuhnya dengan selimut tebal kesayangannya.

Hari ini tanggal 10 Agustus, jam memperlihatkan jarinya ke pukul 8, matahari pun telah terbangun untuk memperlihatkan keperkasaannya menerangi dunia ini. Namun, Andre tetaplah Andre, cukup umur yang dilahirkan 17 tahun silam ini masih mendengkur keras seakan waktu masih jam 12 malam.

“Ddddddrrrtttt”, tak berselang beberapa lama, terdengar bunyi getaran handphone dari sudut kasurnya Andre pun mengambilnya yang masih setengah sadar.

Pada layar pun muncul alarm pengingat yang dibuatnya setahun yang kemudian yang bertuliskan ‘Ulang Tahun Wini 17 tahun, 3 hari lagi’ goresan pena itu mengagetkannya alasannya ialah perempuan yang ia sayangi berulang tahun 3 hari lagi namun Andre belum ada persiapan apapun untuk memberinya sureprise. Wini ialah kekasih Andre, mereka berpacaran sudah 2 tahun lamanya, manis pahitnya kehidupan mereka telah dilalui dengan penuh kesabaran, Andre berencana untuk membelikan sesuatu untuk kekasihnya itu. Andre pun mencari dompet kusam miliknya yang mungkin sanggup memberinya harapan.

“Dompet …. dompet dimana kau berada”, ucap Andre sendiri sembari mencari nya di sudut-sudut kamar.

“Nah, ini diaa penolongku”, ucap andre kegirangan yang telah menemukan dompetnya di saku celana yang terdapat di pintu kamar.

Dibukanya dompet itu dengan penuh rasa harap,

“Yaaaah, Cuma selembar uang 50 ribu nih gawaaaaaaaaattt …” teriak Andre tak sengaja alasannya ialah penolongnya itu tak menyerupai yang ia mau. Teriakan tersebut didengar oleh mama yang sedang membersihkan teras depan.

“opo sing gawat le? Ojo medeni” tanya mama dengan logat jawa yang masih kental. “eeennngg.. gak ada apa-apa kok ma” canda Andre. “ya udah sana mandi biar segar tuh tubuh mu le”, pinta mama.

Tanpa menjawab pertanyaan mama itu Andre bergegas mengambil handuknya dan pergi kebelakang, bukannya ke kamar mandi Andre malah membuka tudung saji yang dilihatnya kosong.

“ma?”, panggil Andre kepada mamanya.

Ia le, ada apa ? mama lagi sibuk ni”, jawab mamanya lembut.

“Di meja makan kok gak ada makanan, andre lapar ni belum sarapan, tanya Andre dengan manjanya yang masih berselimutin handuk di lehernya.

“Loh, kan lagi puasa sekarang, kau masih mimpi ya nak”, jawab mamanya terkejut mendengar perkataan mendengar perkataan anaknya. “ Ya ampun ma Andre lupa kalo hari ini bulan Ramadhan” jawab Andre dengan ketawa kecil.

“Ya udah kini kau mandi terus sholat duha yaakk”, suruh mamanya dengan cepat serambi merangkul anaknya menuju ke kamar mandi.

Pagi itu dimulai dengan kekonyolan Andre yang lupa bahwa kini bulan ramadhan, Andre sangat bersyukur memiliki orang bau tanah yang perhatian kepadanya, walaupun ia sangat manja namun mamanya begitu sabar dan selalu mengingatkannya.

Jam memperlihatkan pukul 10 matahari masih diantara 50° kemiringan bumi. Burung-burung telag kembali ke sarangnya untuk beristirahat sejenak untuk kembali berburu di siang harinya.

“Dddddddrrrrttt…”, Suara terdengar dari kantong celana yang digunakan Andre, Andre pun merogoh koceknya untuk meraih hpnya.

“Hallo Andre, posisi lagi dimana ?”, terdengar bunyi dari ujung telpon.

“iya ron, saya lagi di rumah ada apa”, jawab Andre dengan bunyi yang lesu.

“ke rumah saya laaaah, saya sendiri di rumah nih”, ajak Roni

“aduh ron, saya lagi males ron, saya lagi galau juga ni mau buat apa untuk 2 hari lagi”, jawab Andre dengan perkataan yang sulit di pahami maksudnya.

“maksudnya apa ni ndre?, untuk ulang tahun Wini yaa?, udahlaah kesini aja dulu ndre, nanti niscaya sanggup inspirasi”, pinta rony dengan penuh rasa harap.

“ok laah”, jawab andre singkat.

Ketika diperjalanan Andre terus melirik kiri dan kanan berharap mendapat wangsit kado buat kekasihnya itu. Tiba di rumah Roni, terlihat dari jendela rumahnya Roni sedang bermain drum keseyangannya. Belum sempat memberi salam Roni sudah sadar Andre memperhatikannya dari tadi.

“Masuklah ndre, ngapain ngintip-ngintip kayak mau maling aja, gak ada orang kok”, ucap Roni sambil membukakan pintu.

“gimana nih, ron saya belum ada persiapan buat ultahnya wini, kasih lah saran buat aku”, tanya Andre dengan tidak basa basi.

Roni yang tidak menjawab alasannya ialah asyik memainkan drumnya menciptakan Andre bosan dan kecewa, dibukanya laptop yang ada di kamar roni dan mencoba searching di internet. Web demi web dibuka, namun Andre belum juga menemukan kado yang cocok untuk ualng tahun kekasihnya itu. Waktu pun berjalan dengan cepat hingga adzan dzuhur pun berkumandang. Andre bergegas untuk pergi ke masjid namun masih tergulai lemas sesudah bermain drum.

Ketika Andre pulang dari masjid, ia melihat Roni sedang melihat video film pendek salah satu toko makanan. Terbesit dihatinya untuk menciptakan film pendek yang bercerita perihal usahanya memperlihatkan surprise untuk kekasihnya itu. Diceritakanlah ide yang tidak sengaja terbesit tadi kepada Roni.

“Gimana kalo kita buat film aja ron untuk kado wini, daripada cari uang gak terperinci kayak gini?”, cetus Andre spontan.

“Ide bagus tuh ndre, saya juga lagi mau nge-test kamera saya nih, gres di service nih kemarin”, jawab Roni dengan penuh keyakinan.

Tanpa berpikir panjang 2 sijoli itu menciptakan konsep dan denah untuk mengambil gambar untuk video tersebut. Lapar dan haus mereka lupakan sejenak untuk menciptakan video ini maksimal.

Jam memperlihatkan pukul 3 sore namun konsep itu belum sempurna, tiba-tiba tiba teguh dengan membawa stik drum yang ingin ia kembalikan.

“pada sibuk apa nih, keliahatannya seru…”, tanya teguh sambil meletakkan stik drum di samping Roni.

“mau buat surprise nih guh untuk istrinya Andre”, canda Roni.

“oh gitu, coba sini saya bantu, dulu juga saya pernah buat ginian untuk ulang tahunnya si Desta jadi ya mungkin aja saya sanggup kasih ide cemerlang”, kata teguh sambil mengambil konsep setengah jadi yang telah mereka buat.

Teguh yang aslinya penyuka film tidak menemukan kesulitan menuntaskan dan menyesuaikan konsep film yang Andre inginkan. 15 menit berlalu teguh pun telah siap menciptakan konsepnya. Mereka pun membagi kiprah apa-apa saja yang mereka harus siapkan untuk keesokan hari ketika shooting dimulai.

Matahari belum menampakkan cahayanya, namun Andre telah berdiri dari tidur lelapnya, Andre bergegas untuk sholat dan mempersiapkan pengambilan shooting sunrise.

Bertemulah 3 sijoli itu di daerah yang sudah mereka konsepkan kemarin, shooting pertama Roni mengambil fokus kamera untuk mendapat sudut korelasi yang apik. Karena pengambilan sunrise membutuhkan waktu berjam-jam, mereka menikmati udara pagi yang masih alami hingga mereka pun tertidur.

Andre yang terbangun mencoba membangunkan mereka, alasannya ialah hari sudah mulai terang,

“hey hey banguuun udah siap tuh shoot sunrisenya”, teriak andre sambil menggoyang – goyangkan kaki mereka.

“hmmm… iyaa ya saya dah berdiri ni”, jawab mereka serentak.

Mereka pun melanjutkan shooting ke pelabuhan internasional sekupang, untuk mengambil gambar Andre yang seakan gres tiba dari kota lain ke kota Batam hanya untuk bertemu Wini kekasihnya. Jam demi jam telah mereka lewati hingga menguras tenaga mereka. Mereka belum menemukan rintangan yang cukup berati di hari pertama ini.

“Andre, berdiri nak sahur dulu sayang”, Seseorang memanggilnya dari luar.

“iyaa bentar lagi Andre ke meja makan”, jawab Andre sambil membereskan bantal dan selimut yang acak-acakan alasannya ialah tidurnya.

Andre yang tidak biasa sahur membuatnya hanya minum teh hangat buatan mamanya, namun itu sudah menciptakan tenaganya terisi untuk kembali shooting terakhir nanti.

Alarm sirine masjid telah dibunyikan tanda dimulainya puasa, Andre segera mengambil sarungnya dan pergi kemasjid bersama papanya. Sepulangnya dari masjid Andre mencoba berolahraga sejenak untuk mengilangkan rasa penat alasannya ialah seharian shooting kemarin.

Hari ini tanggal 12 agustus, itu artinya mereka hanya punya waktu 1 hari lagi untuk menyiapkan kado ulang tahun tersebut, dengan bermodalkan ilmu yang minim dan waktu yang singkat mereka mencoba menciptakan video yang maksimal. Hari ini giliran Andre yang melaksanakan konsepnya, ia ingin menciptakan lagu Istimewa untuk dinyanyikan di simpulan video tersebut. Andre yang tidak berbakat dibidang seni musik mengambil inisiatif untuk menciptakan nada petikan gitar yang seiring dengan nyanyian lagu ‘selamat ulang tahun’.

Tepat jam 11 siang Roni dan Teguh tiba ke rumah Andre untuk membiacarakan konsep video yang telah mereka siapkan. Masuklah mereka ke rumah Andre dan mereka duduk melingkar layaknya sedang rapat.

“pokoknya video ini harus selesai hari ini juga alasannya ialah besok sudah hari H-nya”, perintah Andre dengan cukup tegas.

“kalo itu saya pun tau lek, tapi apa lagunya udah siap ?”, tanya Teguh dengan logat palembang yang masih khas.

“yaa jelassss lahh guhh,,,” jawab Andre panjang.

“Jelas apa dulu ni, udah atau belum ?”, kata rony untuk memperjelas tanggapan itu.

“seloow aja mitra udah kok, tinggal kapan kita shooting aja”, cetus Andre bersemangat.

“Ayoook kini tapi baterai kamera saya low nih, saya cas dulu yaa”, sahut Roni.

Selagi menunggu baterai kameranya terisi mereka menyiapkan peralatan yang akan diharapkan pada dikala shooting itu. Singkat cerita, semua berjalan sesuai keinginan hingga waktu memperlihatkan pukul 8 malam. Roni dan Teguh satu per satu pulang kerumah, tersisa Andre yang sedang mengotak-atik semua hasil shooting mereka 2 hari ini.

“cek..cek..cek”,

Bunyi jarum jam yang menemani Andre ketika ia mengedit videonya itu, jari jam telah memperlihatkan pukul 11 namun editan video itu masih belum selesai, hingga alhasil video itu pun selesai pada jam 12 tepat.

Tak lupa Andre mengirim SMS kepada Wini untuk mengucapkan selamat ulang tahun dan berharap ia menjadi orang pertama yang mengucapkannya. Andre pun tidur dengan impian besok ialah hari yang cerah untuk mempermudah surprisenya itu.

Tanggal 13 Agustus, hari yang ditunggu-tunggu alhasil telah tiba, terlihat fajar tidak menampakan sinarnya alasannya ialah tertutup dengan awan kumulus gelap.

“bisa hancur nih rencana, kalo hujan”, ujar Andre sendiri.

Menunggu Hujan reda Andre SMSan dengan Wini kekasihnya, untuk mengajaknya buka puasa berdua di daerah yang telah Andre persiapkan sebelumnya. Rupanya Yang Mahakuasa Mengabulkan Do’a Andre, jam 3 Sore hujan berhenti dan Andre pun bergegas ke rumah Wini untuk menjemputnya.

Ketika dalam perjalanan kami bersenda gurau dan bersenang-senang, ketika hingga direstaurant yang telah Andre siapkan. Alunan live musik menyambur pasangan itu kolam pengantin. Mereka duduk berhadapan dan menikmati kuliner yang telah di pesan.

“Rupanya kau romantis juga ya pi”, goda Wini dengan panggilan sayangnya itu.

“ya jelaslah sayang”, jawab Andre dengan senyuman kecilnya.

Waktu pun berlalu ketika hendak pulang, Andre menahan Wini untuk melihat video yang telah dibuatnya berserta 2 sahabatnya 3 hari yang lalu. Kami melihatnya dengan hikmat. Sesekali wini Tersenyum melihat video itu.

Setelah selesai menonton wini menatap Andre dengan senyuman lesung pipitnya yang menawan.

“Terima Kasih ndre, untuk semuanya ini, video ini bukanlah kado terindah untukku, tapi kau yang mau hadir mewarnai hidupku menjadi kado terindah untukku”, ucap Wini yang tak sengaja meneteskan air matanya tan rasa haru.

-Selesai-
Karya : Andre Nurrohman
Demikian warta Cerpen Romantis yang sanggup admin sampaikan, Semoga Bermanfaat ,,,,,,,,,!!!!!!! 
Baca Juga :

0 Response to "Kumpulan Cerpen Romantis Menyentuh Hati Terbaru 2017"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel